Kisah Getir Tri Mulati, Berjuang Sembuh dari Komplikasi, Gagal Ginjal, Stroke dan Jantung di Usia 43 Tahun

Setiap orang tentu selalu ingin hidup sehat dan normal. Seperti halnya seorang guru asal Tanon yang berjuang melawan penyakitnya untuk bisa kembali hidup sehat dan normal seperti sedia kala. Seorang guru yang telah mengabdi selama kurang lebih 15 tahun itu bernama Tri Mulati. Di usianya yang ke 43 tahun, ia berharap penyakit komplikasi gagal ginjal, Stroke dan jantung yang dialaminya bisa benar-benar pulih.

Tri Mulati tinggal bersama suami dan putra semata wayangnya di rumah sederhana di Mlangse, Suwatu, Tanon, Sragen. Subur (43) sang suami bekerja sebagai penjaga sekolah di salah satu MI di Tanon yang lokasinya tidaklah terlalu jauh dari tempat tinggalnya. Ia bekerja sambil merawat istri tercinta dan sang buah hati yang kini berusia 9 tahun.

Subur menceritakan awal mula penyakit komplikasi yang dialami istrinya. “ Ketika Desember 2021, saya masih ingat istri saya ditemukan dengan keadaan pingsan di ruang guru, kemudian dibawa ke salah satu rumah sakit swasta di Sragen. Dokter mendiagnosa gejala stroke dan gula, namun saat itu kondisinya masih bisa berjalan. Setelah kepulangannya dari rumah sakit istri saya kerap pusing dan tiba – tiba pingsan hingga bberapa kali kepalanya terbentur dengan keras. Dengan keadaan yang sudah mulai melemah ia tetap memaksakan diri mengajar dan mengikuti tes PPPK Guru yang kala itu diadakan pemerintah. Namun nahas ketika pulang sekolah ia terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya, tangan kirinya patah dan harus dioperasi. Kecelakaan itu terjadi pada februari 2022, meskipun ia sakit ia tetap berusaha mandiri.” Ungkap Subur.

Selang 8 bulan, tepatnya pada Oktober 2022 keadaan Tri Mulati mulai drop dan dilarikan ke rumah sakit. Malangnya ia terdeteksi mengalami gagal ginjal hingga akhirnya di rujuk ke salah satu rumah sakit di Solo. Selang 1 bulan ia dirawat, dokter kembali menemukan adanya gangguan pada jantungnya. Keadaan yang semakin memburuk dan mengharuskan dokter memasang selang di hidung untuk makan ataupun minum. Sejak saat itu hingga saat ini Tri Mulati hanya bisa berbaring lemah di tempat tidur dengan kondisi kaki yang tidak bisa berhenti bergerak karena saraf – saraf kakinya mengalami kerusakan.

Sobat mari bantu Tri Mulati agar lekas pulih kembali dengan berdonasi melalui link berikut ini :

https://lazismusragen.org/campaign/raih-pahala-tak-terputus-dengan-sedekah-jariyah

Leave a Comment