Berita Baik Hari ini ! Donasimu Hadirkan Senyum di Wajah Mbah Tayem, Lansia Asal Sukodono

 

Mbah Tayem namanya, usianya sudah lebih dari setengah abad. Postur tubuhnya pun sudah tak sesempurna dulu. Penyakit gula yang dideritanya menyebabkan luka di kakinya tak kunjung sembuh dan harus dibersihkan setiap hari ke Puskesmas. Mbah Tayem tinggal di rumahnya di Banaran, Gebang, Sukodono, Sragen bersama anak bungsunya Samuji (28). Anak pertamanya sudah menikah dan tinggal di Grobogan. Rumah yang ia tinggali sangat sederhana dan hanya berlantaikan tanah. Tak ada perabotan mewah hanya ada sebuah lemari, meja dan dipan yang merupakan tempat tidur dari Mbah Tayem.

Mbah Tayem sudah tidak bekerja, karena fisik dan tenaganya yang sudah tak mampu. Samuji bekerja serabutan menjadi buruh di ladang, bila musim panen tebu tiba ia berangkat pukul 06.30 WIB dan pulang pukul 18.30 WIB. Sebelum bekerja ia mengantar Mbah Tayem ke Puskesmas. Demi sang ibu tercinta ia tak pernah mengeluh.

Hidup pas – pas, makan seadanya adalah hal biasa bagi Mbah Tayem. Ia memanfaatkan halaman rumah untuk menanam pohon singkong maupun pohon ketela rambat agar daunnya bisa ia masak sebagai lauk sehari – hari. Meski tubuhnya sudah mulai renta Mbah Tayem tidak pernah mengeluh, apalagi untuk keadaannya saat ini. Ia selalu semangat dalam apapun, tak pernah mau menyulitkan orang lain apalagi meminta-minta, meski kondisinya dalam kesulitan.

Ketika di datangi tim Lazismu Sragen Kantor Layanan Sukodono untuk memberikan santunan rutin, ia tak berhenti mengucapkan rasa terimakasih dengan raut kebahagiaan di wajahnya. Tampak senyum lebar juga tersimpul di wajahnya. Tak henti ia ucapkan syukur kepada Allah atas bantuan yang ia peroleh.

Sobat, siap bantu lebih banyak dhuafa seperti Mbah Tayem? Salurkan zakatmu ke sini ya !

https://lazismusragen.org/campaign/zakat-bersama-lazismu

Leave a Comment

Bagikan Kepada Teman

Facebook
WhatsApp
Twitter